Artikel GKJ Kronelan

Mungkin kita sudah pernah mendengar ungkapan Tomat (Tobat Kumat). Ungkapan ini biasanya ditujukan kepada orang-orang yang hidupnya berubah-ubah terus bergantung kondisi. Utamanya berkaitan dengan perilaku baik dan buruknya. Dan mungkin saja, perilaku semacam ini juga menjangkiti kita! Bukankah ini sesuatu yang memalukan?

Apa penyebab perilaku semacam ini menjadi sebuah hal yang banyak kita temukan, bahkan sering dianggap sebagai sesuatu yang lumrah karena banyak yang melakukan demikian? Apakah memang pertobatan dihayati hanya berjalan dalam waktu tertentu? Atau apakah manusia memang masih dalam belenggu dosa yang tak bisa ia lepaskan? Atau mungkin karena tidak ada efek jera yang cukup untuk membuat orang benar-benar bertobat sehingga banyak dari orang yang menyatakan diri bertobat namun pada akhirnya kembali lagi ke perilaku asalnya? Bisa jadi pemahaman-pemahaman seperti ini yang menjadi pemicu orang tak benar-benar bertobat.

Teks Injil saat ini kiranya dapat menolong kita untuk dapat benar-benar memahami apa yang sudah dinyatakan Tuhan ketika Ia datang ke dunia. Kristus menyatakan bahwa Ia adalah gembala yang baik, yang menuntun kita kawanan dombanya menuju ke pada rumput hijau. Hidup dalam pengawasan dan pemeliharaan Gembala adalah sebuah berkat, sebab dalam pemeliharaan Sang Gembala Agung kita hidup dalam aman dan damai sejahtera. Sebuah janji yang sudah seharusnya kita imani dan syukuri sebab dalam janji ini membawa kita pada hidup dalam penyertaan Tuhan baik saat ini maupun nanti.

Selain itu, Kristus juga menegaskan bahwa hanya melalui Dia kita dapat merasakan janji tersebut, tanpa melalui Kristus kita hanya akan menuju ke kebinasaan hidup. Semua pihak yang datang sebelum dan sesudah Dia hanya akan membawa kita kepada kebinasaan, inilah yang dimaksudkan bahwa Kristus adalah pintu, hanya melalui pintu itu saja para domba dapat menuju tempat terbaik dan merasakan keselamatan.

Dari penjelasan ini, ada dua hal yang perlu kita cermati. Bahwa ternyata Allah, ketika mendorong umat untuk mengalami perubahan bukan dengan cara diktator yang memaksa dan menyiksa. Justru melalui kasih karunia dan belas kasihlah Allah menghendaki setiap pribadi yang menerima keselamatan berkomitmen untuk berubah sepenuhnya. Melalui apa yang dinyatakan Kristus, kita juga mendapatkan penjelasan bahwa Tuhan akan senantiasa menjaga kita, saat kita berjuang untuk benar-benar berubah sampai ketika kita sudah hidup dalam kebenaran.

Lalu, apakah ada buktinya orang yang benar-benar hidup dalam keselamatan merasakan perubahan nyata? Dalam Kisah Para Rasul kita melihat bagaimana orang-orang percaya tersebut meninggalkan kehidupan duniawi mereka, hal ini ditandai dengan kesediaan mereka menjual barang berharga yang mereka miliki dan membagikannya kepada saudara persekutuan, mereka dengan bersehati dan setia senantiasa bersekutu, memuji dan memuliakan nama Tuhan sembari terus menantikan kedatangan Tuhan kembali.

Kini, bagaimana dengan kita? Apakah dalam perjalanan hidup ini kita benar-benar menemukan dan merasakan kasih Kristus? Apakah keselamatan dan janji hidup kekal membuat kita benar-benar berkomitmen untuk hidup dalam kasih karunianya? Bila belum mari gumulkan kembali, temukan dan selami karya Tuhan dalam hidup kita, melalui setiap firman yang diberitakan. Biarlah dalam perjalanan yang kita lakukan kita dapat menemukan kasih karunia Tuhan yang begitu indah.

Salah satu wujud nyata yang dapat kita lakukan adalah belajar dari tema besar Paskah kita tahun ini, yaitu menggumulkan tentang membaharui ciptaan. Mari kita nyatakan dengan sungguh, bahwa perubahan hidup kita karena menerima keselamatan dari Tuhan juga dapat membawa dampak baik kepada lingkungan baik tumbuhan dan hewan.

Ketika kita sudah merasakan pemeliharaan, keselamatan dan penjagaan Tuhan, maka mari juga wujudkan segala hal baik yang kita rasakan tersebut kepada ruang-ruang di mana kita hidup, baik di sekitar rumah, gereja, tempat bekerja bahkan tempat-tempat yang mungkin hanya sejenak kita singgahi. Mari dengan sungguh nyatakan bahwa keselamatan yang dinyatakan Kristus membawa pembaharuan untuk dunia, baik bagi manusia dan seluruh ciptaan. Tuhan memberkati. Amin

Media Sosial Kami
https://gkjkronelan.or.id/
https://s.gkjkronelan.or.id/informasi/

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

11 + one =