Artikel GKJ Kronelan

Jemaat yang dikasihi Tuhan, Pikiran dan hati manusia yang gelap akan melahirkan tutur kata serta perbuatan-perbuatan yang buruk. Jika pikiran dan hati selalu negatif kepada orang lain, maka sikap dan perilakunya pun akan selalu buruk. Sulit untuk melihat hal baik dari orang lain jika pikiran dan hati selalu terkurung pada kegelapan (keburukan).

Berita tentang terang bagi kehidupan disampaikan oleh Nabi Yesaya kepada bangsa Israel. Ia menyerukan kritik pada laku ibadah bangsa Israel yang bertolak belakang dengan hakekat ibadah itu sendiri. Ada pembaharuan berpikir dan bertindak yang disampaikan nabi Yesaya tentang ibadah yang sejati. Selama ini bangsa Israel melakukan ibadah dan puasa sebatas ritual belaka. Disiplin-disiplin rohani yang dikerjakan tidak selaras dengan tingkah laku sehari-hari.

Jemaat yang dikasihi Tuhan, Tindakan nyata terkadang lebih ampuh dalam memberi pesan dan pengaruh pada kehidupan. “Kotbah berjalan” dalam arti mengajar melalui keteladanan hidup, adalah model pewartaan Injil yang sederhana. Tidak ada kata-kata atau perdebatan menyangkut sebuah ajaran. Kesaksian dalam laku dan perbuatan juga digunakan oleh Rasul Paulus.

Perbuatan-perbuatan nyata yang dilandasi oleh nilai-nilai cinta kasih, pengampunan, kebenaran, keadilan dan damai sejahtera akan lebih mudah dilihat dan diterima oleh banyak orang. Kekristenan mula-mula lebih cepat menyebar karena gaya hidup orang percaya yang disukai banyak orang. Laku hidup orang percaya yang dikuasai oleh Roh Allah menjadi bentuk kesaksian tentang Kristus.

Seseorang menjadi percaya kepada Kristus dapat terjadi karena buah kesaksian Alkitab serta kesaksian hidup orang-orang percaya. Namun di atas itu semua kasih karunia Allah yang membukakan hati serta pikiran setiap orang. Jemaat yang dikasihi Tuhan, Kristus adalah Firman Allah yang hidup. Perkataan dan perbuatanNya telah membawa pembaharuan bagi kehidupan.

Dalam Matius pasal 5-7 Yesus menyebut pengikutNya dengan‘garam dan terang’. Garam dan terang ini bukan sekedar simbol identitas semata, melainkan sifatnya yang kuat serta fungsinya yang dapat membawa pengaruh. Demikian pula dengan para pengikut Yesus yang diminta agar memiliki karakter diri yang kuat dalam membawa kebaikan dan kebahagiaan bagi kehidupan. Oleh karena itu, Yesus meminta agar terang itu tidak disembunyikan.

Para pengikut Yesus memiliki keberanian dalam membawa dampak perubahan positif bagi kehidupan. Jemaat yang dikasihi Tuhan, Setiap orang percaya semestinya memiliki identitas yang kuat sebagai murid-murid Kristus. Hal ini bertujuan agar orang-orang percaya tidak mudah terpengaruh oleh segala sesuatu yang buruk dan jahat. Tidak mudah terseret oleh gaya hidup popular, yang dipilih oleh banyak orang yang dapat menghilangkan jati diri kita sebagai murid Kristus.

Sebaliknya, orang-orang percaya justru harus dapat memberi pengaruh baik bagi kehidupan serta menghadirkan pembaharuan yang membawa sukacita dan kedamaian. Inilah panggilan hidup setiap orang percaya. Kita dipakai Tuhan untuk mewartakan kabar baik bagi setiap orang. Sama seperti terang, meskipun hanya lilin kecil tetapi dapat menghadirkan cahaya di tengah kegelapan. Itulah makna dan tujuan hidup dari setiap pengikut Kristus. Amin

Media Sosial Kami
https://gkjkronelan.or.id/
https://s.gkjkronelan.or.id/informasi/

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × five =