Artikel GKJ Kronelan

Jemaat yang terkasih. Diasat sedang dalam ketatakutan, kebimbangan, permasalahan hidup, gundah, dan lainlain, banyak dari kita bertanya: di manakah Tuhan? Apakah Ia peduli? Hari ini kita diingatkan melalui peristiwa pembaptisan Yesus bahwa Allah tidak tinggal diam. Ia datang, melawat kita, dan lawatan-Nya menghapuskan ketakutan.” Mari bersama kita belajar dari firman Tuhan tentang kisah pembaptisan Yesus dalam Matius 3 : 13–17. 1.

  1. Allah hadir melawat dalam kerendahan- hati-Nya menjadi sama seperti manusia
    Matius 3:13–17 mencatat peristiwa pembaptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis di Sungai Yordan. Ini adalah momen penting yang menandai permulaan pelayanan Yesus secara publik. Mengapa dibaptis? Karena ini adalah tanda pembasuhan sebagaimana yang dijalani oleh para imam untuk memulai pelayanannya untuk mewakili kaum Israel di hadapan Tuhan (Kel. 29:4, Im. 8:24). Pembaptisan juga menjadi cara Yesus mengidentikkan diri-Nya dengan orang-orang yang akan ditebus dan diselamatkan-Nya. Dia disamakan dengan mereka dalam segala hal, hanya Dia tidak berdosa. Di tengah ketidakpastian hukum dan diskriminasi yang dialami banyak orang Kristen di Indonesia, kita mungkin merasa sendirian. Tetapi melalui baptisan Yesus, kita melihat bahwa Allah tidak tinggal di menara gading. Ia masuk ke lumpur hidup kita. Ia mengerti. Ia merendahkan diri dan menjadi sama seperti kita. Ia bersama kita. Maukah saudara percaya bahwa Tuhan hadir melawat dalam kerendahan-hatinya ada bersama kita?
  2. Allah menyatakan kasih-Nya hadir ditengah Dunia.
    Saat Yesus dibaptis, Allah menyatakan diri- Nya sebagai Bapa, Anak, dan Roh Kudus secara bersamaan. Allah mengutus Yesus untuk menyelamatkan manusia. Saat Yesus dibaptis, Allah menyatakan diri-Nya sebagai Bapa, Anak, dan Roh Kudus secara bersamaan. Allah mengutus Yesus untuk menyelamatkan manusia. Lawatan kasih-Nya membuat ketakutan dihapuskan. Sebagai pengikut Kristus, banyak dari kita sedang berada dalam ketidakpastian. PHK massal, tekanan ekonomi, rasa takut akan masa depan anak-anak kita. Tetapi jika Allah telah menyatakan kasih-Nya kepada Kristus yang menjadi wakil kita, maka melalui Kristus, kita juga dikasihi dan diteguhkan. Maukah saudara yakin bahwa Tuhan hadir di tengah kita dan Ia akan memberikan jalan keluar bagi permasalahan hidup saudara?
  3. Lawatan Allah membuka jalan keselamatan bagi semua.
    Dalam konteks kehidupan umat di tengah diskriminasi, persekusi, dan ketidakpastian hukum, pesan kotbah Petrus memberikan penghiburan karena Allah berpihak kepada semua orang, termasuk mereka yang dalam posisi “ditakuti dan disingkirkan”. Dalam kisah pembaptisan Yesus (Mat. 3:13–17), peristiwa itu adalah momen lawatan Allah dengan menegaskan bahwa Yesus adalah Mesias. Kini lawatan itu meluas ke bangsa- bangsa, termasuk bangsa-bangsa yang semula dianggap “tidak layak.” Yesaya 42:6–7 menyebut Hamba Tuhan sebagai terang bagi bangsa-bangsa, pembuka mata orang buta, pembebas tawanan. Inilah misi yang kini dilanjutkan oleh gereja, yaitu membawa terang di tengah kegelapan. Seperti lilin kecil yang dinyalakan di tengah ruangan gelap, satu cahaya mampu menunjukkan bahwa gelap tidak menang. Baptisan Yesus adalah nyala pertama dari terang Injil yang terus menyala melalui hidup umat-Nya. Di Indonesia, orang Kristen mungkin minoritas secara statistik, namun kita bukan minoritas dalam misi Allah. Kita dipanggil untuk menjadi terang, pembawa keadilan, penghibur dalam ketakutan karena Allah telah lebih dahulu melawat kita dalam kasih- Nya. Bersediakah saudara untuk menjadi saksi-Nya menyebarkan kabar keselamatan bagi bangsa-bangsa sehingga lawatan Allah bagi mereka juga mereka sadari

Saat Yesus turun ke air baptisan, Ia tidak hanya memulai pelayanan-Nya, tapi juga menunjukkan bahwa Allah datang, Allah hadir, dan Allah peduli. Lawatan Allah yang lembut namun penuh kuasa ini mengenyahkan ketakutan kita — karena kita tahu kita tidak sendirian, kita dikasihi oleh Dia, Allah yang penuh kasih dan setia.

Media Sosial Kami
https://gkjkronelan.or.id/
https://s.gkjkronelan.or.id/informasi/

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × three =